Data Desil Bermasalah, Aleg Perindo Binsar Simarmata Dampingi Warga Cek Status Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketidaksesuaian klasifikasi data desil dengan kondisi ekonomi warga menjadi keluhan di Medan Tuntungan. Banyak warga yang tergolong desil tinggi meski kondisi ekonomi keluarga sulit, sehingga berpotensi kehilangan akses bantuan sosial. Keluhan ini disampaikan saat Sosper IX Tahun 2026 terkait Perda Kota Medan Nomor 3 Tahun 2021 di Kelurahan Kemenangan Tani. Anggota DPRD Kota Medan Binsar Simarmata mendampingi warga mengecek status desil melalui telepon genggam. Binsar meminta warga yang merasa data tidak sesuai mengajukan perbaikan melalui kelurahan. Ia juga akan menanyakan permasalahan ini langsung kepada pihak BPS. Menurutnya, desil masih sering dikeluhkan, namun warga perlu aktif mengecek karena hanya desil 1 hingga 4 yang berpeluang mendapatkan bantuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 07.15
Desil Tiba-Tiba Berubah, Pemerintah Tak Langsung Coret Jatah Bansos
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 06.55
Desil Tinggi Tak Otomatis Coret Penerima Bansos, Ini Penjelasannya
kumparan · 5 September 2026 pukul 21.08
Gus Ipul : Data BKKBN Tidak Salah, Perubahan Desil Tak Otomatis Hentikan Bansos
kumparan · 5 September 2026 pukul 20.30
Sejumlah Warga Kehilangan Bansos, Pemkot DIY Segera Perbaiki Desil
Berita terkait
Terungkap Biang Kerok Desil Tak Sesuai Kondisi Warga RI
Detik.com · 5 September 2026 pukul 05.55
Kemensos: Desil Bukan Penentu Kaya atau Miskin
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.53
Sinkronisasi data BKKBN dan BPS pemicu perubahan status desil bansos
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 18.00
Mensos soal Polemik Data Desil: Warga Bisa Ajukan Pemutakhiran
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 20.58