Data Lebih Akurat, Layanan JKN Makin Andal Lewat Sinergi BPJS Kesehatan dan Dukcapil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPJS Kesehatan memperkuat sinergi dengan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan kualitas data kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kolaborasi ini fokus pada pemanfaatan NIK sebagai identitas utama guna memperkuat proses identifikasi, verifikasi, dan validasi data, sehingga dapat meminimalkan duplikasi serta ketidaksesuaian data.
Data Dukcapil Semester I 2026 mencatat jumlah penduduk Indonesia sebanyak 290.125.073 jiwa, dengan 284.377.022 jiwa atau 98,02 persen telah terdaftar sebagai peserta JKN per 1 September 2026. Sejak 2013 hingga 15 Juni 2026, BPJS Kesehatan telah melakukan lebih dari 2,5 miliar akses data kependudukan untuk mendukung pendaftaran, pemutakhiran data, hingga administrasi klaim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 18.00
Kolaborasi Dukcapil dan BPJS Kesehatan: Optimalkan Aktivasi IKD
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 02.30
BPJS Kesehatan Ubah Sistem Layanan JKN, Tak Lagi Berbasis Jumlah Layanan
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 15.51
Dana Rp20 Triliun Masuk BPJS, Kemenkes Ungkap Pembagian Anggaran Harus Sesuai Prioritas
kumparan · 30 September 2026 pukul 13.00
Taman Budaya Gotong Royong JKN Hadir di Universitas Sriwijaya
Berita terkait
Dukcapil Rilis DKB, Perkuat Fondasi Layanan Publik Berbasis Data
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 13.47
Kemenkes upayakan transplantasi sumsum tulang masuk JKN
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 12.01
BPJS Watch Dorong Iuran PBI Naik dan Tunggakan JKN Dihapus
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 19.49
Dapat Suntikan Rp20 Triliun, BPJS Kesehatan Masih Dibayangi Defisit Rp2 Triliun Tiap Bulan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 19.25