Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Serukan Menyerah, Iran Klaim Menang Perang dan Diplomasi!

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengklaim Teheran telah "memenangkan perang sekaligus diplomasi" setelah Presiden AS Donald Trump menyerukan Iran menyerah. Araghchi menyatakan Iran bertahan berhari-hari melawan kekuatan militer terbesar dunia yang didukung sekutunya, dan memaksa pihak yang menuntut penyerahan tanpa syarat untuk beralih ke meja perundingan. Menurutnya, Iran menolak gencatan senjata awal, terus bertempur hingga lawan menerima gencatan senjata dan negosiasi sesuai ketentuan Iran. Banyak Menlu negara lain pun mengakui Iran menang di kedua ranah tersebut.

Pernyataan ini datang setelah Trump, pada 17 Agustus 2026, meminta Iran "mengibarkan bendera putih" di tengah kebuntuan negosiasi damai. Kesepakatan sementara (MoU) Juni 2026 menetapkan penghentian operasi militer permanen dan negosiasi kesepakatan final termasuk program nuklir Iran dalam 60 hari. Trump mengumumkan kesepakatan berakhir 7 Juli, sedangkan Iran menyebutnya ditangguhkan. Batas waktu 60 hari tersebut berakhir pada 17 Agustus kemarin.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait