Perang Makin Ngeri! Trump Mau Leyapkan Iran, Hancurkan Seluruh Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan dalam wawancara ke Fox News bahwa ia sedang mempertimbangkan peningkatan eskalasi militer melawan Iran. Trump bertanya kapan ia akan "menghancurkan seluruh negara itu" dan menegaskan bahwa "hal-hal yang sangat besar" akan terjadi dalam perang tersebut. Meskipun demikian, ia tetap terbuka untuk bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang akan hadir dalam Sidang Umum PBB di New York minggu ini.
Ini bukan kali pertama Trump mengancam eskalasi militer. Sejak konflik dimulai pada 28 Februari 2026 melalui serangan AS dan Israel, Trump beberapa kali mengumbar kemungkinan intervensi besar. Pada April sebelumnya, ia sempat mengancam bahwa "seluruh peradaban Iran akan musnah" dan tidak akan pulih.
Militer Iran menyatakan siap memberikan balasan berkelanjutan terhadap pangkalan dan kepentuan AS jika serangan baru dilancarkan. Sekretaris Dewan Keamangan Nasional Iran, Mohsen Rezaei, mengungkapkan bahwa Teheran telah menyampaikan tujuh syarat kepada Washington untuk memulai perundingan, termasuk penghentian perang di semua front, pencairan dana yang dibekukan, dan penghentian blokade laut AS. Qatar bertindak sebagai penengah dalam diplomasi ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 07.24
Harga Minyak Kembali di Bawah US$ 100 Usai Trump Buka Diplomasi dengan Iran
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 18.39
Menlu Iran Abbas Araghchi Tiba di New York, Ini Agenda yang Direncanakannya
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.43
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.23
Akan Hadiri Sidang Umum PBB, Presiden Iran Tegaskan Hal Ini
Berita terkait
Trump Kembali Ultimatum Iran: Pilih Berunding Atau 'Diledakan' AS
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 08.05
Trump Ultimatum Iran: Damai atau 'Penyerahan Total'
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Selama Trump & Netanyahu Masih Berkuasa, Iran tidak Akan Membuka Kembali Selat Hormuz
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.35
Titip Ancaman untuk Trump? Menlu Iran Datang ke China Jelang Xi Jinping ke AS
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.17