Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Demo Chaos di Raksasa Nuklir Muslim: Massa Ditembak-30 Tewas

Kerusuhan berdarah terjadi di wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan setelah aparat keamanan dituduh menembak mati setidaknya 30 demonstran dalam dua hari terakhir. Menurut laporan The Guardian, pasukan keamanan melepaskan tembakan ke arah puluhan ribu demonstran damai yang tergabung dalam kelompok Joint Awami Action Committee (JAAC), menewaskan 25 orang pada Senin dan 5 orang pada Selasa. Aksi protes massal yang berlangsung sejak Juni ini menuntut reformasi sistem pemilu dan penghapusan 12 kursi khusus pengungsi yang dinilai sebagai alat pemerintah pusat mengontrol politik lokal. Pemerintah merespons dengan pemadaman internet total, penangkapan massal aktivis, dan pelarangan media memasuki area konflik.

Juru Bicara JAAC, SA Khan, menuduh aparat keamanan tidak hanya menembaki massa tetapi juga sengaja menghilangkan jenazah korban dengan mengunci rumah sakit dan mengangkut mayat dari jalanan untuk menghapus bukti. Pemerintah Pakistan membantah keterlibatannya dan menuding demonstrasi mendapat sokongan dana serta instruksi dari India. Tuduhan itu dibantah JAAC yang menyebut narasi keterlibatan India selalu dipakai pemerintah untuk membungkam tuntutan hak politik rakyat. Kepala HAM PBB Volker Türk mendesak penyelidikan independen, sementara Amnesty International meminta Islamabad membuka kembali akses komunikasi dan menghentikan kekerasan ilegal terhadap warga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait