Dikritik Yusril dan Pigai, Dedi Mulyadi Sebut Sayembara Tangkap Begal Cegah Main Hakim Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons kritik dari Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra dan Menteri HAM Natalius Pigai terkait sayembara penangkapan begal dengan hadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta. Keduanya menilai kebijakan tersebut berpotensi mendorong masyarakat main hakim sendiri. Dedi menyatakan tidak mempermasalahkan kritik tersebut dan menilai adanya kesalahpahaman terhadap tujuan sayembara.
Dedi menjelaskan bahwa sayembara itu justru bertujuan mencegah aksi main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan, bukan mendorong tindakan di luar hukum. Ia menegaskan siap menerima kritik dan akan terus mengklarifikasi karena dianggap ada persepsi dan informasi yang keliru mengenai kebijakan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 14.29
Duduk Perkara Demo 10 Ribu Pesilat di Kantor Debt Collector Surabaya
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.49
Kepala Desa di Tabanan Minta Maaf soal Maling Ayam Tewas Dikeroyok
ANTARA News · 31 Juli 2026 pukul 12.12
Menkum pelajari putusan MK soal anggaran MBG dipisah dari pendidikan
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 12.07
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Peras Kepala OPD Rp 568 Juta
Berita terkait
Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Ajak Seluruh Elemen Saling Menjaga Kondusivitas
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.45
Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Knalpot Standar Gratis, Motor di Bawah Rp25 Juta Jadi Sasaran
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 16.00
Proyek Ruang Dansa Gedung Putih Diminta Disetop, Trump Naik Pitam!
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 13.40
WN Malaysia Bawa Sabu-Ekstasi Rp2,7 M Diringkus di Bandara Juanda
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 22.49