Dinkes DKI: Nakes Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Faskes Pemprov Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315744/original/019758300_1785885131-yurizal.webp)
Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan lima tenaga kesehatan yang diduga terlibat mencemooh pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan di media sosial bukan pegawai fasilitas kesehatan milik Pemerprov DKI. Kepala Dinkes Ani Ruspitawati menyatakan tidak ada satu pun dari lima nakes tersebut yang bertugas di rumah sakit atau puskesmas milik pemerintah provinsi. Satu dari lima nakes tersebut bekerja di rumah sakit swasta di Jakarta, tetapi bukan sebagai ASN DKI maupun tenaga kesehatan di faskes milik Pemprov. Dinkes DKI akan berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit terkait untuk pembinaan dan penanganan kasus ini secara profesional. Kasus ini viral setelah Yurizal yang meninggal dunia sempat membagikan pengalamannya menunggu delapan jam untuk kamar rawat inap, lalu mendapat komentar sinis dari sejumlah akun tenaga kesehatan. Publik menyoroti profesionalisme dan etika pelayanan kesehatan terkait sikap tidak empatik para nakes tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.53
Dinkes Pastikan Nakes Viral Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Pemprov DKI
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 09.46
UGM Nonaktifkan Mahasiswi PPDS Buntut Komentar 'Orang Have' ke Pasien BPJS
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.30
Haboh Peristiwa Yurizal, Legislator Singgung Pembinaan Nakes dan Audit Pelayanan
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.38
Tangisi Kepergian Yurizal, Prof. Dasaad Mulijono Desak Pembenahan Layanan Kesehatan
Berita terkait
Curhat Hidup Keras Jadi Nakes dan Pasien, Warganet: Sama-sama Korban
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.49
Dinkes DKI Pastikan 5 Nakes yang Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Faskes Pemprov, Ada 1 Bekerja di Jakarta
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.47
Perawat RSUD Cicalengka Cibir Pasien BPJS 'Tidur di Kamar Mandi' Dinonaktifkan
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 13.43
Legislator Soroti Nakes Hina Pasien BPJS, Minta Evaluasi Total Manajemen RS
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 12.06