Dinkes DKI Pastikan 5 Nakes yang Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Faskes Pemprov, Ada 1 Bekerja di Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengidentifikasi lima tenaga kesehatan yang diduga mencibir pasien BPJS Kesehatan di media sosial. Kepala Dinas Kesehatan DKI Ani Ruspitawati memastikan kelima nakes tersebut bukan pegawai fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dari lima orang itu, satu orang diketahui bekerja di salah satu rumah sakit di Jakarta, namun bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI. Dinkes tetap berkoordinasi dengan pimpinan rumah sakit terkait, dan tindakan lanjutan menjadi kewenangan pimpinan rumah sakit masing-masing.
Kasus ini mendapat sorotan dari DPR yang mengecam sikap diskriminatif nakes terhadap pasien BPJS, menegaskan bahwa tidak boleh ada diskriminasi karena perbedaan status pembiayaan kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 13.42
Dinkes DKI: Nakes Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Faskes Pemprov Jakarta
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.53
Dinkes Pastikan Nakes Viral Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Pemprov DKI
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.45
Belum Reda Kasus Nakes Nirempati, Postingan 'BPJS Cuma 1%' Bikin Murka
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 18.51
Menkes: Nakes sebagai pelayan masyarakat tak boleh nirempati
Berita terkait
Pasien BPJS Dihujat dan Meninggal, Rumah Sakit Harus Diaudit!
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 08.32
Puan Maharani: Tenaga Kesehatan Harus Berempati, Termasuk kepada Pasien BPJS
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 00.04
Menkes Sedih Respons Banyak Nakes Cibir Pasien BPJS di Medsos
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 18.34
Viral Nakes Nirempati ke Pasien BPJS, Pramono Langsung Minta Dinkes Bertindak
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.03