Dinkes Pastikan Nakes Viral Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Pemprov DKI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan lima tenaga kesehatan yang viral di media sosial tidak bekerja di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka tidak termasuk di 31 rumah sakit umum daerah (RSUD) atau puskesmas milik Pemprov DKI. Salah satu dari mereka bekerja di rumah sakit swasta di Jakarta, namun bukan sebagai aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai Pemprov DKI. Kasus ini melibatkan seorang nakes yang memberi komentar pada unggahan pasien BPJS Kesehatan di Threads, dengan saran agar pasien memotong nadinya agar lebih cepat mendapatkan ruangan perawatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 13.42
Dinkes DKI: Nakes Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Faskes Pemprov Jakarta
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.12
Komisi IX DPR: Nakes Jangan Hilang Empati
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 18.40
Kemenkes Buka Suara soal Nakes yang Diduga Komentar Negatif ke Pasien BPJS di Media Sosial
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.30
Haboh Peristiwa Yurizal, Legislator Singgung Pembinaan Nakes dan Audit Pelayanan
Berita terkait
Perawat RSUD Cicalengka Cibir Pasien BPJS 'Tidur di Kamar Mandi' Dinonaktifkan
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 13.43
Dokter PPDS UGM yang Cibir Pasien BPJS Dinonaktifkan 3 Bulan
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 20.37
Curhat Hidup Keras Jadi Nakes dan Pasien, Warganet: Sama-sama Korban
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.49
Dinkes DKI Pastikan 5 Nakes yang Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Faskes Pemprov, Ada 1 Bekerja di Jakarta
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.47