Kemenkes Buka Suara soal Nakes yang Diduga Komentar Negatif ke Pasien BPJS di Media Sosial
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka suara terkait viralnya kasus komentar negatif yang diduga dilakukan oleh oknum tenaga kesehatan terhadap seorang pasien BPJS di media sosial. Pasien tersebut sempat mengeluhkan karena tidak kunjung mendapatkan kamar di rumah sakit meski sudah menunggu selama delapan jam. Keluhan ini kemudian menuai reaksi netizen, termasuk dugaan komentar nirempati dari sejumlah tenaga kesehatan yang justru memicu kemarahan publik.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman menyatakan rasa keprihatinan mendalam terhadap perilaku tersebut. Menurutnya, tenaga kesehatan seharusnya memberikan dukungan dan empati kepada pasien, bukan justru menyudutkan atau meremehkan keluhan yang disampaikan. Kemenkes menegaskan akan menindak tegas apabila terbukti ada tenaga kesehatan yang terlibat dalam komentar negatif terhadap pasien.
Kasus ini menyoroti pentingnya profesionalisme dan etika tenaga kesehatan dalam berinteraksi dengan pasien, terutama di era digital di mana setiap komentar dapat dengan mudah viral dan berdampak luas pada citra institusi kesehatan di masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.12
Komisi IX DPR: Nakes Jangan Hilang Empati
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 13.43
Perawat RSUD Cicalengka Cibir Pasien BPJS 'Tidur di Kamar Mandi' Dinonaktifkan
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.53
Dinkes Pastikan Nakes Viral Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Pemprov DKI
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.10
Tak Cukup Minta Maaf, Sanksi Menanti Para Nakes Nirempati
Berita terkait
Legislator NasDem Geram Nakes Diduga Hina Pasien BPJS: Tak Punya Moral
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.51
Nakes Diduga Hina Pasien BPJS, Komisi IX DPR Desak Kemenkes Investigasi
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 13.28
Psikolog Ungkap Perilaku di Media Sosial Mencerminkan Karakter Seseorang
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 17.06
Pernyataan Pihak Keluarga Besar Almarhum Pasien BPJS Yurizal
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 11.17