Dinkes Tangerang: Waspada Gangguan Pernapasan Imbas Abu Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan Kota Tangerang memperingatkan masyarakat akan potensi dampak kesehatan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Kepala Dinkes dr. Dini Anggraeni menjelaskan bahwa partikel abu yang terhirup dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan seperti batuk, tenggorokan tidak nyaman, hidung berair, hingga sesak napas. Selain itu, paparan abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat dengan riwayat gangguan pernapasan diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari paparan langsung. Masyarakat yang mengalami keluhan setelah terpapar abu vulkanik disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika gejala berlanjut.
Dinkes Kota Tangerang memastikan fasilitas pelayanan kesehatan tetap dapat diakses masyarakat. Masyarakat juga diimbau tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi lingkungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 11.31
Depok Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, tapi CFD Tetap Ramai
kumparan · 6 September 2026 pukul 12.52
Catat! Ini Cara Bersihkan Abu Vulkanik
Detik.com · 6 September 2026 pukul 12.31
Sejumlah Warga Pandeglang Sesak Napas Akibat Abu Erupsi Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.49
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Menyelimuti Jakarta, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
Berita terkait
Polres Metro Tangerang Kota Ringkus Pengedar Obat Keras di Kosambi
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.13
Ketahuan Jual Tramadol Usai Diperas Penipu, Pasutri di Tangerang Jadi Tersangka
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.06
Pria Marah-marah di Pasar Induk Tangerang, Ternyata Bawa Tramadol
Detik.com · 2 September 2026 pukul 16.14
Ada 203 Kasus Baru HIV di Tangerang Awal 2026: Paling Banyak Gay
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.23