Disinformasi Nuklir Iran: Kutipan Palsu Sesatkan Media, Netanyahu, Politisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah disinformasi nuklir Iran yang terorganisir berhasil menyesatkan pemimpin dunia dan media internasional. Kutipan palsu dikaitkan dengan Brigjen Ahmad Vahidi, komandan IRGC, yang mengklaim Iran tidak akan menyerah ambisi senjata nuklir selama Israel dan AS memilikinya. Penelusuran menunjukkan tidak ada bukti pernyataan tersebut pernah diucapkan; Iran konsisten menyatakan program nuklirnya bersifat sipil.
Hoaks bermula dari akun anonim India di platform X (175.000 pengikut) pada 5 Agustus, disertai gambar Vahidi dan ilustrasi awan jamur nuklir buatan AI. Dalam jam, narasi menyebar ke Netanyahu, Mike Waltz, dan Fox News. Ahli menyebutnya "narrative laundering" — menanam kebohongan lewat banyak sumber agar tampak otentik. Timing penyebaran tepat tiga hari setelah Trump menghentikan serangan untuk diplomasi.
Kemenlu Iran membantah keras, menyebutnya banjir kebohongan untuk membenarkan agresi militer. Fox News akhirnya mengeluarkan klarifikasi kutipan tidak terverifikasi dan Waltz menghapus unggahannya. Namun ribuan postingan yang memperlakukan kutipan palsu sebagai fakta masih beredar, menunjukkan kerentanan debat publik soal perang dan damai terhadap manipulasi digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 19.00
Modal Penting Geopolitik Prabowo, Megawati Bandingkan Indonesia dengan Iran
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 17.29
Trump Serukan Menyerah, Iran Klaim Menang Perang dan Diplomasi!
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 13.33
Bukan Karena Ekonomi, Ini Kata Megawati Soal AS Masih Belum Mampu Kalahkan Iran
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.30
Donald Trump Menyukai Gagasan Menjadikan Selat Hormuz Wilayah AS
Berita terkait
5 Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB Bentrok Soal Mekanisme Sanksi Iran
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 15.15
Trump Mendadak Tunda Serangan ke Iran, Terima Telepon Pangeran MBS
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 15.45
Harga Minyak Dunia Meroket Lagi usai Trump Tolak Mentah-mentah Proposal Damai Iran
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 11.51
Harga Minyak Dunia Melesat 1,27% usai Trump Tolak Proposal Damai Iran
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.56