DPR Heran Pejabat Pajak Mau Jadi Hakim Agung: Tantangannya Berat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323034/original/003402900_1786597100-1cf3f70c-38f8-42ed-ad89-f065ad99e6b8.jpg)
Anggota Komisi III DPR Wayan Sudirta heran dengan calon Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara (Pajak) Hari Sih Advianto yang dulu pejabat pajak. Wayan mempertanyakan alasan beralih menjadi hakim, sekaligus menyatakan pejabat pajak bukan jabatan sembarangan dengan tantangan menjadi hakim yang berat. Hari menjelaskan kariernya sejak 1991-2009 di Direktorat Jenderal Pajak, kemudian menjadi widyaiswara perpajakan pengajar di Pengadilan Pajak. Ia mengaku tidak memiliki latar belakang hukum, tapi sedang menempuh S3 hukum dan ingin bermanfaat bagi masyarakat. Proses fit and proper test calon Hakim Agung masih berlangsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 10.51
Di DPR, Calon Hakim Agung Sebut Penerimaan Pajak 2025 Tak Capai Target
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.35
Komisi III Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc, Ini Daftarnya
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.28
Komisi III DPR Setujui 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc, Ini Daftarnya
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.56
Komisi III DPR Gelar Uji Kelayakan Calon Hakim Agung Hari Ini
Berita terkait
Rieke PDIP Usul DPR Bentuk Pansus Bahas Kewarganegaraan Ganda Terbatas
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.41
DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc, Ini Daftarnya
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 18.20
KY Ajukan 14 Nama Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc, Ini Daftar Nama-namanya
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 16.14
Sebut Target Perpajakan 2027 Ambisius, Celios Proyeksikan Penerimaan Rp 2.736 Triliun
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 20.30