DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung Maksimal 15 Desember
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPR RI berjanji menyelesaikan RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Kesepakatan ini diambil setelah audiensi dengan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Kompleks Parlemen, Jakarta. Tiga pimpinan DPR yang hadir, yakni Sufmi Dasco Ahmad, Cucu Ahmad Syamsurizal, dan Saan Mustopa, ikut meneken surat perjanjian siap mundur jika target tidak tercapai. Surat tersebut ditandatangani bersama Koordinator AMPB, Supriyoni alias Botok Pati. Janji ini menjadi bentuk komitmen DPR menuju penyelesaian cepat RUU yang telah digodorkan oleh masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.14
DPR Buka Pintu bagi AMPB Salurkan Aspirasi RUU Perampasan Aset lewat Komisi III
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.42
Tagih Janji Pengesahan RUU Perampasan Aset, AMPB Bakal Kepung Lagi DPR
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 13.04
Terima AMPB, DPR komitmen sahkan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 17.13
Puan Respons Demo AMPB Besok, Tegaskan DPR Terbuka Temui Masyarakat
Berita terkait
Aliansi Masyarakat Pati Bubar usai Audiensi dengan Pimpinan DPR
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.05
AMPB Pati Pastikan Demo 27 Agustus Damai, Botok: Kami Mengawal Aspirasi, Bukan Buat Rusuh
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 17.30
AMPB Bubarkan Diri usai Bertemu Pimpinan DPR
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 14.16
Akhir Tahun, AMPB Ancam Unjuk Rasa Lagi di Gedung DPR Bila RUU Perampasan Aset Tak Disahkan
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 13.43