Dugaan 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Kemhan: Tidak Representasikan Pemerintah Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan bahwa dugaan keterlibatan 8 Warga Negara Indonesia (WNI) dalam Angkatan Bersenjata Rusia merupakan tindakan individual yang tidak mewakili kebijakan atau posisi Pemerintah Indonesia. Kemhan mas masih melakukan verifikasi dan koordinasi bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu), perwakilan RI, serta kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan identitas, proses perekrutan, dan bentuk keterlibatan para WNI tersebut.
Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan bahwa pemerintah tengah memantau perkembangan ini secara seksama. Jika setelah verifikasi diketahirkan adanya WNI yang terlibat dalam angkatan bersenjata negara asing, hal tersebut akan diperlakukan sebagai tindakan pribadi dan tidak mencerminkan keputusan resmi pemerintah.
Terkait konsekuensi hukum, Kemhan menyatakan bahwa penanganan akan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, disertai dengan penyelidikan fakta dan prosedur hukum yang tepat. Informasi ini muncul setelah laporan sebelumnya yang menyeakan dugaan penipuan dalam proses rekrutmen terhadap para WNI tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.03
Kemenlu Verifikasi Dugaan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 15.05
Kemlu sedang verifikasi WNI yang diduga bergabung militer Rusia
Berita terkait
Trump Beraksi Lagi, Kini Hukum Presiden Mahkamah Pidana Internasional
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.20
BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri Amankan Kapal Angkut Narkoba Cair 1,6 Ton di Riau
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.55
Kopilot Malaysia Bawa Narkoba ke RI, Legislator Desak Sosok Pemasok Diusut
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.17
Operasi pasukan khususnya Ketahuan, Israel Lancarkan Serangan Udara Besar-besaran ke Gaza
VOI · 1 September 2026 pukul 18.00