Dukcapil Kemendagri: Data Kependudukan Digital Kunci Bansos Tepat Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah melalui Dukcapil Kemendagri memperkuat digitalisasi data kependudukan untuk mendukung penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran. Upaya ini dilakukan melalui pelayanan jemput bola, verifikasi kependudukan, dan sosialisasi digitalisasi perlindungan sosial di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Sesario Fernandes, Wakil Ketua Tim Identitas Penduduk Ditjen Dukcapil, menekankan bahwa akurasi dan kemutakhiran data kependudukan krusial agar bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, bukan hanya tercantum dalam sistem.
Dua masalah utama dalam penyaluran bansos yang perlu diatasi adalah inclusion error (warga mampu tetap menerima bantuan) dan exclusion error (warga yang membutuhkan tidak terdaftar). Untuk meminimalkan kesalahan ini, pemutakhiran data kependudukan harus dilakukan secara berkala sesuai perubahan kondisi masyarakat. Sesario menjelaskan bahwa data harus langsung diperbarui ketika ada warga yang meninggal, pindah domisili, atau mengalami perubahan kondisi ekonomi, karena status penerima bantuan akan berubah seiring perubahan tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Digitalisasi Data Dukcapil Diharapkan Menekan Kesalahan Penyaluran Bansos di Palu
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.44
Mendagri Sebut Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen Penting Gratis
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.18
Taufan Pawe: IKD Harus Mempermudah, Bukan Menghambat Penerima Bansos
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Percepat Layanan Publik & Penyaluran Bansos, IKD Kunci Transformasi Digital
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 11.45