Efek Geopolitik, Waspada Rupiah Kian Melemah di Hadapan USD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah diprediksi melemah ke kisaran Rp17.900 hingga Rp17.960 per USD. Penurunan ini dipicu oleh kenaikan yield obligasi pemerintah AS menjadi 5,31 persen dan indeks dolar AS yang naik ke level 102,12, meskipun harga minyak dunia cenderung turun.
Kondisi pasar dipengaruhi oleh ekspektasi suku bunga The Fed. Survei menunjukkan peluang 80 persen suku bunga tetap pada Oktober 2026, namun ada peluang 69 persen kenaikan pada Desember 2026. Sementara itu, lelang obligasi pemerintah RI menghadapi tantangan yield AS yang tinggi dengan risiko tercermin pada Credit Default Swap (CDS) 5 tahun sebesar 95,69.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 09.12
Rupiah Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.18
Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 10.24
Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan harga minyak hingga obligasi AS
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 09.12
Rupih Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950
Berita terkait
Sulit Putar Balik, Kurs Rupiah Sore Ini Masih Melemah 35 Poin
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 18.03
Rupiah Bangkit ke Rp17.892 per Dolar AS Jumat Sore
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.15
Rupiah Melemah ke 17.966 Setelah Rilis Inflasi September 2026
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.12
Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis Sore
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 16.24