Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan harga minyak hingga obligasi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah melemah 0,12 persen atau 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin. Pelemahan ini dipengaruhi oleh tiga faktor utama: kenaikan harga minyak yang tembus US$102 per barel, kenaikan yield obligasi pemerintah AS 10 tahun ke 5,26 persen, dan kenaikan indeks dolar AS ke 101,9. Ketiga faktor ini ditimbulkan oleh eskalasi konflik Timur Tengah dan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut.
Konflik Timur Tengah memicu ketegangan pasokan minyak setelah kelompok Ansarullah Yaman mengklaim serangan terhadap kilang minyak Aramco di Riyadh dengan rudal balistik dan pesawat nirawak. Serangan ini berhasil menimbulkan kebakaran di fasilitas minyak tersebut.
Pasar juga menanti rilis notulen pertemuan Federal Reserve yang baru saja menaikkan suku bunga 25 basis poin. Analis memprediksi dokumen tersebut akan mengindikasikan sikap hawkish dengan rencana kenaikan suku bunga 1-2 kali hingga akhir tahun. Di sisi domestik, pasar masih menunggu data indeks keyakinan konsumen Bank Indonesia yang diperkirakan kuat namun lebih landai dibanding September sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 11.33
Rupiah Merosot ke 17.903 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 18.03
Sulit Putar Balik, Kurs Rupiah Sore Ini Masih Melemah 35 Poin
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.20
Nilai Tukar Rupiah Melemah Lagi, Konflik Yaman Jadi Sorotan
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.18
Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895
Berita terkait
Rupiah Dibuka Hijau, Dolar AS Turun ke Rp17.720 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.06
Rupiah Menguat ke 17.882, Tekanan Potensi Kenaikan Bunga The Fed Berkurang
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.23
Prediksi Rupiah Hari Ini 30 September 2026: Berpotensi Melemah ke Kisaran Rp 18.030 per Dolar AS
JawaPos · 30 September 2026 pukul 14.38
Prediksi Rupiah Hari Ini 30 September 2026: Berpotensi Melemah ke Kisaran Rp 18.030 per Dolar AS
JawaPos · 30 September 2026 pukul 07.45