El Nino Berpotensi Berlanjut hingga 2027, BPS Warning Harga Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) memperingatkan bahwa fenomena El Nino berkepanjangan dapat terlanjut hingga awal 2027, berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap harga pangan di Indonesia. Deputi BPS Ateng Hartono menyatakan BMKG memprediksi El Nino mulai 2026 dapat bertahan hingga awal 2027, yang menyebabkan ketidakstabilan harga komoditas pangan. Pada Agustus 2026, inflasi komponen bergejolak mencapai 0,88% dengan andil 0,15% terhadap inflasi, menjadi tertinggi dibanding komponen lain. Komoditas yang paling berpengaruh adalah daging ayam ras, cabai rawit, dan beras. Dampak El Nino tidak hanya berasal dari perubahan iklim, tetapi juga terkait dinamika produksi, permintaan pasar, serta kelancaran distribusi pasokan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 22.18
Kebakaran Hutan Bisa Diantisipasi Jika Pemerintah Tidak Abaikan Data Ilmiah
kumparan · 1 September 2026 pukul 17.00
Inflasi Pangan Naik, BI dan Pemerintah Perkuat Pengendalian Harga
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 15.39
El Nino Mengintai, Harga Pangan Berisiko Makin Mahal hingga 2027
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 09.40
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau September 2026
Berita terkait
Ancaman El Nino di Depan Mata, Pemerintah Perlu Lakukan Ini!
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.35
Harga Beras di Konsumen Naik, Petani Makin Sejahtrera?
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.05
Kekeringan RI Bukan Hanya Imbas El Nino, BMKG Ungkap Faktor Lain
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 07.40
Waspada Hujan Lebat Selasa Ini, Simak Daftar Wilayahnya
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 06.45