Emirat Arab Tuding Iran Tembakkan Rudal Balistik ke Jalur Pelayaran Teluk, Tehran Bantah Keras
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Emirat Arab menuduh Iran meluncurkan dua rudal balistik yang menyasar jalur pelayaran maritim di wilayahnya. Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Udara Emirat Arab, sistem pertahanan berhasil mendeteksi kedua rudal tersebut sebelum jatuh ke laut, dengan rudal pertama jatuh di luar perairan teritorial dan rudal kedua di dalam perairan teritorial. Sebagai respons, pemerintah Emirat Arab mengumumkan penangguhan seluruh transaksi perdagangan dan keuangan dengan Iran. Namun, pihak Iran membantah tegas tuduhan ini melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, yang menyatakan penolakan terhadap klaim tersebut dan mengkhawatirkan dampaknya pada kepercayaan regional.
Insiden ini memicu kekhawatiran akan eskalasi keamanan di kawasan Teluk, terutama mengingat pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran kritis bagi kapal-kapal dari pelabuarg Emirat Arab. Sebelumnya, kapal-kapal tanker milik perusahaan minyak negara ADNOC juga dilaporkan menjadi sasaran serangan dalam beberapa pekan terakhir. Warga Emirat Arab sempat mendapatkan peringatan darurat singkat melalui telepon seluler terkait potensi ancaman rudal, meskipun peringatan ini kemudian dicabut tak lama setelahnya. Peringatan ini merupakan yang pertama sejak alarm palsu pada Juni dan peringatan serangan pada Juli yang tidak berujung pada serangan nyata.
Sejak konflik Timur Tengah dimulai pada 28 Februari, Emirat Arab menjadi salah satu wilayah yang paling banyak mendapatkan serangan dari Iran, dengan hampir 3.000 rudal dan drone yang diarahkan ke negara tersebut. Meskipun ada MoU pada Juni yang bertujuan meminimalisir serangan, kesepakatan tersebut kini telah runtuh. Di tengah ketegangan ini, Iran tetap menegaskan komitmennya untuk bekerja sama secara diplomasi dan militer, sementara Presiden AS Donald Trump juga terlibat dalam dinamika ini dengan berbagai pernyataan dan ancaman terkait keamanan Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.06
Harga Minyak Hari Ini Menguat Tersengat Sikap Iran Soal Selat Hormuz
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.17
UEA Putus Hubungan Ekonomi dengan Iran setelah Dugaan Serangan Rudal
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump Ngamuk Lagi ke Iran: Klaim Hormuz Milik AS-Tutup Pintu Damai
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 06.00
Desakan Trump Agar Iran Kibarkan Bendera Putih Buntut Negosiasi Buntu
Berita terkait
Ketua Parlemen Iran Kecam Menhan-Menkeu AS: Mereka Gerombolan Badut
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 05.05
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Tak Ada Negosiasi Iran, Trump Unggah Peta Selat Hormuz 'Wilayah Baru AS'
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 23.09
Trump Unggah Peta Selat Hormuz Wilayah Baru AS, Ini Reaksi Iran
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 22.12