Iran Ingatkan Aset Energi AS di Teluk Rentan Kena Serangan Balasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengancam membalas serangan AS terhadap aset energinya di Teluk dengan serangan balasan. Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa aset minyak dan gas AS di Teluk serta sekitar Selat Hormuz rentan. Konflik berlangsung selama enam bulan sejak 28 Februari 2026, menyebabkan harga minyak naik hampir level tertinggi enam pekan terakhir. Pada akhir pekan, AS menyerang tiga kapal tanker Iran, termasuk dua di Pulau Kharg, yang dibalas dengan serangan pada kapal tanker di Selat Hormuz dan kapal militer AS. CENTCOM memperlihatkan video penargetan kapal Iran dengan peringatan menghancurkan armada tanker Iran jika diserang. Menteri Pertahanan AS menekankan kemampuan penekanannya. Tidak ada tanda kemajuan diplomasi untuk menghentikan konflik atau mengembalikan pasokan energi normal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.47
Iran Kecam Kanada karena Dukung Aksi Militer AS di Selat Hormuz
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.15
Belum Berani Masuk Daratan Iran, AS Alihkan Medan Pertempuran ke Laut
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.11
AS Serang Kapal Tanker, Iran Balas Bidik Kapal Perang
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 17.35
Pakar Militer Iran Prediksi AS Akan Hadapi Mimpi Terburuk
Berita terkait
Daftar Hitam Pihak yang Boleh Melintasi Selat Hormuz Bertambah Panjang usai Serangan Terbaru AS
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 22.32
Raksasa Asia Bakal 'Turun Gunung' ke Selat Hormuz, Kirim Tentara
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.00
Iran Klaim Ranjau Laut Baru Telah Ditebar di Selat Hormuz
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.28
AS Klaim Kawal 40 Kapal Angkut 18 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.57