Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Fasilitas Pilot Bioetanol Diluncurkan, Kapasitas Produksi Capai 60 Kiloliter per Tahun

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Senin (14/9). Fasilitas pilot ini memiliki kapasitas produksi bioetanol hingga 60 kiloliter per tahun dan dirancang untuk menguji berbagai kombinasi bahan baku serta teknologi produksi. Fasilitas ini mendukung pendekatan multi-feedstock dan multi-generation technology, memungkinkan penggunaan bahan baku generasi pertama (1G) dan kedua (2G).

Direktur Utama Pertamina NRE John Anis menekankan bahwa pendekatan ini bertujuan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal dan mendukung pembentukan ekosistem bioetanol nasional. Salah satu bahan baku yang dikembangkan adalah sorgum, yang memiliki produktivitas tinggi dan siklus panen tiga kali dalam setahun. Nira sorgum digunakan untuk bioetanol 1G, sementara batangnya dimanfaatkan untuk 2G.

Peluncuran fasilitas ini dilengkapi dengan penandatanganan dua nota kesepahaman, termasuk kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan kemitraan dengan TMMIN, TTI, serta Research Association of Biomass Innovation for Next Generation Automobile Fuels (raBit). Hasil pengujian pilot akan menjadi dasar untuk penilaian teknis, ekonomi, dan komersial, mendukung pengembangan menuju skala demonstrasi hingga komersial. Tujuan jangka panjang adalah mencapai produksi 1 juta kiloliter bioetanol per tahun.

Peristiwa ini diliput 7 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait