Finansial Kian Terjepit, Kemampuan Menabung Warga RI Diramal Turun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) atau simpanan masyarakat di perbankan nasional akan melambat pada 2026, hanya mencapai 6,18% secara tahunan (year-on-year/yoy), turun dari realisasi 13,83% pada 2025. Perlambatan ini terjadi di tengah ketimpangan simpanan yang meluas, meskipun total simpanan perbankan per Mei 2026 mencapai Rp10.330 triliun dengan pertumbuhan 13,40% yoy, didominasi oleh rekening bernilai besar di atas Rp1 miliar.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan anomali: Indeks Kemauan Menabung masyarakat naik menjadi 90,2 pada Juni 2026, tetapi Indeks Kemampuan Menabung turun menjadi 73,2. Tekanan pengeluaran rumah tangga dan belum pulihnya daya beli menjadi penyebab utama keterbatasan kemampuan menabung.
Ketimpangan terlihat dari distribusi rekening: 98,90% rekening dengan saldo di bawah Rp100 juta (dari total 682,1 juta rekening) hanya menguasai 11,06% simpanan perbankan. Sebaliknya, 0,12% rekening di atas Rp1 miliar menguasai 70,85% simpanan. Pada Mei 2026, simpanan rekening di atas Rp1 miliar bertambah Rp236 triliun secara bulanan, sementara simpanan di bawah Rp100 juta berkurang sekitar Rp15 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 18.25
Bos LPS Blak-blakan Soal CIU BPR hingga FenomenaMakan Tabungan
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 19.25
BNI Lanjut Dukung Mahasiswa Indonesia yang Studi di Hong Kong
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 18.25
Bos LPS Blak-blakan Soal CIU BPR hingga Fenomena Makan Tabungan
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 18.06
Orang yang Punya Duit di Atas Rp 5 M Makin Banyak, Ini Buktinya!
Berita terkait
Tabungan Menipis, Warga RI Andalkan Kartu Kredit-Paylater Buat Belanja
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 13.35
Purbaya: Penerimaan pajak tumbuh 30 persen per Agustus 2026
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 20.31
Ecommerce Pungut Pajak Pedagang Online Ditunda 2 Bulan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.55
Prabowo Bongkar Borok BUMN: Kerja Seenaknya hingga Poles Laporan Keuangan
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 14.05