Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Finansial Kian Terjepit, Kemampuan Menabung Warga RI Diramal Turun

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) atau simpanan masyarakat di perbankan nasional akan melambat pada 2026, hanya mencapai 6,18% secara tahunan (year-on-year/yoy), turun dari realisasi 13,83% pada 2025. Perlambatan ini terjadi di tengah ketimpangan simpanan yang meluas, meskipun total simpanan perbankan per Mei 2026 mencapai Rp10.330 triliun dengan pertumbuhan 13,40% yoy, didominasi oleh rekening bernilai besar di atas Rp1 miliar.

Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan anomali: Indeks Kemauan Menabung masyarakat naik menjadi 90,2 pada Juni 2026, tetapi Indeks Kemampuan Menabung turun menjadi 73,2. Tekanan pengeluaran rumah tangga dan belum pulihnya daya beli menjadi penyebab utama keterbatasan kemampuan menabung.

Ketimpangan terlihat dari distribusi rekening: 98,90% rekening dengan saldo di bawah Rp100 juta (dari total 682,1 juta rekening) hanya menguasai 11,06% simpanan perbankan. Sebaliknya, 0,12% rekening di atas Rp1 miliar menguasai 70,85% simpanan. Pada Mei 2026, simpanan rekening di atas Rp1 miliar bertambah Rp236 triliun secara bulanan, sementara simpanan di bawah Rp100 juta berkurang sekitar Rp15 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait