Forum Komunikasi Rakyat Pati Bertemu Pimpinan DPR, Tanya RUU Perampasan Aset
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pimpinan DPR RI menerima kunjungan perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi Kabupaten Pati yang dinilai tidak kondusif serta meminta kejelasan mengenai pembahasan RUU Perampasan Aset di DPR RI. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Sari Yuliati, dan Wakil Ketua Komisi VI Andre Rosiade hadir bersama. Lukman Hakim dari Pengurus Pusat Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Ansor menyampaikan tiga poin utama: pertama, permintaan penjelasan mengenai percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset; kedua, kecurigaan terhadap aksi-aksi yang mengganggu ketenangan seperti penggunaan sound system di alun-alun hingga pengacauan kantor DPRD; ketiga, perlunya regulasi terkait kreator konten yang menyebarkan hoaks dan membahayakan citra daerah. Forum Komunikasi Rakyat Pati terdiri dari berbagai kelompok seperti LDII, Pemuda Pancasila, tokoh nelayan, dan perempuan. Perwakilan nelayan Pati, Agung, menyampaikan bahwa kondisi tidak kondusif di daerahnya berdampak negatif pada kepercayaan investor asing. Ia menegaskan bahwa Pati justru merupakan wilayah yang aman, damai, dan ramah, namun terdapat segelintir pihak yang mengatasnamakan rakyat Pati dan menimbulkan kesan negatif di masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 12.16
Rakyat Pati Temui Pimpinan DPR, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset hingga Hilirisasi Pertanian
Berita terkait
Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Sebelum Desember 2026
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.11
Nasib RUU Perampasan Aset Terjawab, DPR Bilang akan Disahkan dalam Hitungan Bulan
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 10.45
Komisi III DPR Targetkan Pengesahan RUU Perampasan Aset Desember 2026
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.26
Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Sebelum Desember 2026
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.59