Freeport Kembangkan Tambang Baru, Investasinya Bisa Capai Rp72 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia (PTFI) sedang mengembangkan blok tambang bawah tanah baru bernama Kucing Liar di kawasan Grasberg, Papua Tengah. Proyek ini membutuhkan total investasi mencapai Rp72 triliun, di mana sekitar Rp25 triliun telah dikucurkan hingga Juni 2026. Pengembangan ini bertujuan menjaga stabilitas produksi perusahaan di level 240.000 ton bijih per hari guna mengimbangi penurunan produksi alami pada tambang Grasberg Block Cave (GBC).
Tambang Kucing Liar ditargetkan mulai berproduksi pada tahun 2029 dengan kapasitas 130.000 ton bijih per hari. Sepanjang masa operasinya, blok ini diproyeksikan menghasilkan lebih dari 7 miliar pound tembaga dan 6 juta ounces emas. Meskipun sempat mengalami penundaan operasional akibat longsoran material basah pada September 2025, proyek ini tetap menjadi strategi utama keberlanjutan produksi jangka panjang PTFI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 03.30
Indonesia Disebut Rugi Jika Freeport Berhenti, Pemerintah Diharap Perpanjang IUPK Selama Usia Tambang
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 02.30
Pemerintahan Prabowo Bisa Dapat Rp120 Triliun per Tahun Jika Freeport Indonesia Beroperasi Penuh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
Bos Freeport Ungkap Dampak Buruk Jika Tambang di Papua Setop 2041
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 16.51
Rupiah menguat dipengaruhi rencana pemangkasan kuota BBM bersubsidi
Berita terkait
Freeport Habiskan Rp25 T Demi Kucing Liar
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 11.30
Freeport Sudah Habiskan Rp25 Triliun Buat Kembangkan Kucing Liar
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 16.40
Raksasa Tambang Ini Bisa Setor Rp46 Triliun ke RI di 2026
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.05
Freeport Buka Lowongan Kerja Lulusan Baru dan Berpengalaman, Cek Posisi hingga Jadwal Pendaftaran
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 13.24