Gempa NTT, Kapolri Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga kini, tercatat 1.245 korban, dengan 67 meninggal dunia, 509 luka berat, dan 669 luka ringan. Sebanyak 27.700 warga masih mengungsi di 107 titik yang tersebar di tujuh kabupaten.
Polri membentuk delapan Posko Tanggap Bencana dan mengerahkan 236 personel bantuan untuk tugas seperti SAR, evakuasi, pelayanan kesehatan, dan distribusi logistik. Bantuan yang dikirim mencapai 247,66 ton, termasuk makanan, pakaian, dan obat-obatan. Dalam kunjungan ke Manggarai, sebanyak 3.500 paket bantuan sosial, 500 mainan anak-anak, dan barang lainnya disalurkan kepada masyarakat.
Untuk mendukung operasi, Polri menyiagakan satu kapal, tiga pesawat, dan tiga helikopter untuk evakuasi dan distribusi bantuan. Kapolri mengakui kendala akses di beberapa wilayah, namun berkomitmen terus berkoordinasi dengan BNPB, TNI, dan pemerintah daerah agar penanganan dan pemulihan berjalan lancar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 16.33
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa, Ini Agenda Penanganan hingga 28 Agustus
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.19
Bantu Korban Gempa, Tim Solidaritas Kemanusiaan Mulai Bergerak di NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.17
Gempa NTT, Mendagri Minta Percepat Pendataan Sekolah & Rumah Ibadah Rusak
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 14.04
Kerahkan Pesawat Angkut A400M, Menhan Sjafrie Bawa 20,9 Ton Bantuan Kemanusiaan ke NTT
Berita terkait
Update Jumlah Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.39
Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Selama 14 Hari
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 16.07
Gubernur NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa M 7 Selama 14 Hari
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.32
Wakil Ketua DPR Dasco Minta Realokasi Anggaran untuk Tangani Gempa NTT
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.24