Gerindra Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Akselerasi Pembangunan Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR-RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan dukungan partainya terhadap pembiayaan inovatif untuk percepatan pembangunan daerah. Dalam Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (UU APBN) Tahun Anggaran 2027 yang baru disahkan, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) naik 5,5 persen, mencapai Rp735 triliun. Pemerintah daerah kini dapat mengakses instrumen pembiayaan inovatif yang bersumber dari operator investasi pemerintah pusat.
DPR-RI telah mengesahkan UU APBN 2027 dengan total anggaran sebesar Rp4.106,26 triliun. Inisiatif ini dirancang untuk memastikan bahwa pembangunan daerah tetap berjalan meskipun menghadapi keterbatasan APBN dan ketidakpastian global. Budisatrio menekankan bahwa solusi pembiayaan inovatif ini memungkinkan pemerintah daerah memperoleh dana untuk program strategis tanpa mengurangi kapasitas fiskal nasional.
Dengan mekanisme baru ini, pemerintah daerah diharapkan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola anggaran guna menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 21.01
Gerindra Berhasil Dorong Solusi Pembiayaan Inovatif untuk Percepatan Pembangunan Daerah
Detik.com · 30 September 2026 pukul 07.26
Tahun Depan Daerah Diguyur Rp 735 Triliun
Berita terkait
DPD Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Rp 760 Triliun
Detik.com · 16 September 2026 pukul 23.27
DPD Peringatkan Pemerintah: Keuangan Daerah sudah Sesak
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.26
Menkeu Purbaya siapkan skema pembiayaan pemda lewat SMI
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 15.29
DBH Dipotong, Kabupaten PPU Tidak Bisa Laksanakan Pembangunan Daerah
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.01