Golkar Usul Pileg Digelar Lebih Dulu, Hasilnya Jadi 'Tiket' buat Pilpres
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia mengusulkan agar pemilu legislatif (pileg), pemilu presiden (pilpres), dan pilkada digelar secara terpisah. Doli menyarankan pileg dilaksanakan lebih dulu agar hasilnya dapat digunakan sebagai dasar atau 'tiket' pencalonan pasangan capres-cawapres pada tahun yang sama. Hal ini bertujuan agar dukungan politik yang menjadi dasar pencalonan presiden tetap relevan dengan aspirasi terbaru masyarakat.
Usulan ini didasari alasan agar pemilih lebih fokus mengenal karakter, visi, dan misi setiap calon tanpa adanya tumpang tindih isu saat kampanye. Selain itu, pemisahan jadwal pemilu dinilai dapat meringankan beban kerja teknis bagi para penyelenggara pemilu dibandingkan sistem pemilu serentak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.12
Usai Ambang Batas, Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres Mencuat di DPR
kumparan · 22 September 2026 pukul 16.20
Waka Komisi II DPR Usul Batas Atas Presidential Threshold 20-30 Persen
kumparan · 22 September 2026 pukul 14.37
Puan: PDIP Sudah Diajak Bicara soal PT 5% dan Capres Diusung 2 Fraksi
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.37
PDIP Setuju Capres Minimal Didukung 2 Partai, Tapi Ada Syarat: Koalisi Tak Boleh Kegemukan! Sindir Siapa?
Berita terkait
Anas Urbaningrum Bicara Pemilu 2029, Singgung Pileg hingga Tiket Capres
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 15.56
2 Target Politik Golkar: Kawal Prabowo-Gibran, Kursi Legislatif Harus Bertambah
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 21.30
Terpilih Secara Aklamasi, Rusli Prihatevy Kembali Pimpin Golkar Kota Bogor
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 20.30
Said PDIP Usul Batas Atas Jumlah Partai yang Bisa Usung Capres-Cawapres
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 17.30