Golkar Usul Pileg-Pilpres 2029 Dipisah, Hasilnya Jadi Tiket Pencalonan Pilpres
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengusulkan pemisahan pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), dan Pilkada pada 2029. Golkar menyarankan Pileg digelar lebih awal agar hasilnya menjadi dasar atau "tiket" pencalonan pasangan capres-cawapres yang lebih relevan dengan aspirasi politik terbaru masyarakat.
Usulan ini didasari tiga alasan utama: meningkatkan fokus pemilih dalam mengenal visi-misi calon, mencegah tumpang tindih isu kampanye antar kontestasi, serta meringankan beban kerja teknis penyelenggara pemilu. Doli menilai penggunaan hasil pemilu lima tahun sebelumnya sebagai syarat pencalonan presiden saat ini berpotensi mengurangi legitimasi karena tidak mencerminkan dukungan aktual partai politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.18
Golkar Usul Pileg Digelar Lebih Dulu, Hasilnya Jadi 'Tiket' buat Pilpres
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 03.33
Pemilu Indonesia Mau Dirombak Total? Doli Kurnia Usul Pileg, Pilpres, Pilkada Dipisah
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 16.16
Puan Buka Suara soal Capres-Cawapres Diusung Dua Partai
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.12
Usai Ambang Batas, Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres Mencuat di DPR
Berita terkait
Anas Urbaningrum Bicara Pemilu 2029, Singgung Pileg hingga Tiket Capres
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 15.56
Golkar Jabar Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029 di Tasikmalaya, Target Kursi Tak Main-Main
JPNN.com · 20 September 2026 pukul 18.32
Musda XI Tetapkan Ryanald Jonathan Ketua DPD Partai Golkar Jakbar 2025-2030
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 15.22
Tanggapi Komentar Doli Kurnia Soal Pidato AHY, Kader Demokrat: Tidak Elok Melempar Granat di Tengah Koalisi
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 07.28