Gus Ipul: Kemensos Dalami Data Lansia di Pekalongan Terdampak Indikasi Judol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Sosial (Kemensos) tengah memverifikasi data penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol), termasuk dua warga lansia di Pekalongan, Jawa Tengah. Menteri Sosial Gus Ipul menjelaskan, ada fenomena penggunaan KTP penerima bansos oleh pihak lain untuk membuat akun, membeli motor, atau berlangganan listrik. Hal ini menyebabkan keluarga yang sebenarnya membutuhkan tidak mendapatkan bantuan yang layak. Kemensos sedang mendalami data untuk memastikan penerima bansos yang sesungguhnya, sekaligus memastikan bahwa lansia yang memang tidak terlibat aktivitas ilegal tetap mendapatkan bantuan. Jika hasil verifikasi menunjukkan penerima masih memenuhi kriteria, bansos akan tetap diberikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 September 2026 pukul 20.37
Lansia Tak Punya HP Terindikasi Judol, Kemensos Turun Tangan Cek Data
Detik.com · 2 September 2026 pukul 18.42
Gus Ipul Ajak Masyarakat Aktif Koreksi Data Penerima Bansos
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 18.00
Sinkronisasi data BKKBN dan BPS pemicu perubahan status desil bansos
JawaPos · 2 September 2026 pukul 18.00
Fenomena KTP Warga Tak Mampu Dicatut Judi Online, Gus Ipul: Bansos Tetap Kita Salurkan
Berita terkait
Lansia di Pekalongan Dicoret Bansos karena Diduga Judol, Padahal Tak Punya HP
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.08
1,49 Juta Penerima Bansos Bermain Judol, Lebih dari 1 Juta Masih Anak-anak
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 09.11
Gus Ipul Ajak Masyarakat Aktif Koreksi Data Penerima Bansos
kumparan · 2 September 2026 pukul 20.10
Polling kumparan: 74,37% Pembaca Sebut Desilnya Tak Sesuai Kenyataan
kumparan · 2 September 2026 pukul 16.17