Voting Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU: Ada 2 Opsi yang Akan Dipilih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang Komisi Organisasi Muktamar ke-35 PBNU sedang membahas dua opsi mekanisme pemilihan Ketua Umum baru. Opsi pertama mempertahankan sistem musyawarah mufakat, dengan voting one man one vote sebagai cadangan jika tidak mencapai kesepakatan. Opsi kedua menggunakan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) melalui musyawarah sembilan kiai sepuh. Dalam opsi kedua, peserta muktamar akan mengusulkan maksimal lima calon yang memenuhi syarat, lima teratas kemudian diserahkan ke Ahwa untuk dipilih setelah mendapat persetujuan Rais Aam terpilih. Voting untuk menentukan sistem pemilihan akan digelar Sabtu malam pukul 19.00 WIB setelah salat dan makan malam. KH M Asrorun Niam menegaskan bahwa sidang berjalan harmonis dan belum membahas nama calon.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 20.22
Voting Muktamar, Pilih Ketum PBNU Lewat AHWA atau One Man One Vote
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 19.27
Muktamar ke-35 NU Memanas Saat Caketum PBNU Beri Saran Pemilihan
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 19.17
Sidang Pleno Soal Pemilihan Ketum PBNU Deadlock
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 17.39
Muktamar NU 2026, Gus Rozin Didorong Jadi Ketua Umum PBNU
Berita terkait
KH Zulfa Mustofa Sebut 5 Caketum Sepakat Usul Pemilihan Ketum lewat AHWA
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 17.36
Muktamar ke-35 NU Bahas Isu Rangkap Jabatan Ketum PBNU dan Rais Aam
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.10
Deadlock, Pemilihan Ketum PBNU Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar ke-35
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 15.43
Melihat Kotak Suara Ahwa Muktamar NU Dijaga Ketat di Tambakberas
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.52