Hadapi Disinformasi di Era Digital, Wamendagri Bima Tekankan Narasi Terpadu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya respons cepat dan narasi terpadu pemerintah dalam menghadapi disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) di era digital. Pesan disampaikan dalam Forum Koordinasi bertema 'Optimalisasi Peran Humas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi DFK dan Disrupsi Informasi' di Jakarta pada 1 September 2026. Bima menjelaskan pergeseran pola komunikasi dari pemerintah yang mendominasi ke masyarakat yang aktif menghasilkan dan menyebarkan informasi, sehingga kecepatan merespons menjadi krusial untuk mencegah narasi tidak tepat. Ia juga mengapresiasi Pemda yang memiliki unit khusus untuk menangkal hoaks dan DFK dengan respons dalam hitungan jam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.49
Bima Tekankan Respons Cepat dan Narasi Terpadu Hadapi Disinformasi
Detik.com · 1 September 2026 pukul 21.15
Wamendagri Ungkap Pentingnya Respons Cepat Humas Pemerintah di Era Digital
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 21.03
Wamendagri Ingatkan Humas Pemerintah, Jangan Lambat Hadapi Disinformasi
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 14.28
Di Forum Bakohumas Kemenko Polkam, Syafril Nasution: Perhatian Publik Penting, Kepercayaan Publik Utama
Berita terkait
Menko Polkam: Rebut Ruang Digital untuk Cegah DFK
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 12.47
Qodari Usul Pendaftaran Akun Media Sosial Wajib Pakai Identitas Asli
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.07
Meutya di Forum Koordinasi Bakohumas: Perlu Kerja Sama Lawan Disinformasi-Hoaks
kumparan · 1 September 2026 pukul 17.43
Qodari Bicara Target Kepuasan Publik hingga Perang Melawan Hoaks
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 16.43