Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Mentah Naik 2,65 Persen, Pasar Khawatir Trump Serang Oman

Harga minyak mentah global naik kuat pada perdagangan Senin (17/8) setelah Presiden AS Donald Trump mengancam Iran dan Oman. Minyak Brent naik 2,65 persen atau USD 2,35 menjadi USD 90,87 per barel, sementara WTI naik 2,55 persen atau USD 2,10 menjadi USD 84,50 per barel. Trump mendesak Iran untuk menyerah dan mengancam menghancurkan Oman jika menghalangi diplomasi AS. Iran menanggapi dengan ancaman akan meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz dan melancarkan serangan jika AS tidak memenuhi kesepakatan perdamaian.

Meski ketegangan geopolitik mendorong kenaikan harga, analis mencatat kenaikan signifikan hanya akan terjadi jika ada penghentian pasokan melalui Selat Hormuz atau penutupan Selat Bab el-Mandeb. Data pelacakan kapal Kpler menunjukkan aktivitas kapal melalui Selat Hormuz melambat drastis, hanya lima kapal pada Sabtu dan tidak ada pada Minggu, dibanding 31 kapal pada akhir pekan sebelumnya.

Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan Trump memiliki ruang untuk menunggu Iran tertekan melalui sanksi ekonomi dan embargo minyak. Negosiasi dengan Oman untuk mengelola Selat Hormuz masih berlangsung namun membutuhkan waktu akibat kompleksitas dan upaya pihak eksternal yang mencoba menggagalkannya. Analis Naga.com Frank Walbaum memperkirakan harga minyak akan tetap berkonsolidasi di sekitar level saat ini tanpa katalis baru.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait