Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Menggila, Singapura Kucurkan Rp 9,8 T untuk Ringankan Beban Warga

Pemerintah Singapura mengumumkan alokasi dana tambahan sebesar 900 juta dolar Singapura (sekitar Rp9,8 triliun) untuk membantu rumah tangga dan masyarakat menghadapi dampak harga minyak dunia yang melonjak tajam. Bantuan tersebut disalurkan melalui voucher senilai 300 dolar Singapura (Rp4,2 juta) per rumah tangga serta diskon tagihan layanan komunal mulai Oktober 2026 hingga Januari 2027. Usaha kecil dan menengah yang mempekerjakan warga lokal juga mendapat bantuan antara 500 hingga 1.200 dolar Singapura (Rp7-16 juta).

Sebelumnya, pada April lalu, Singapura sudah mengucurkan 778 juta dolar AS (Rp14 triliun) untuk mendukung masyarakat dan dunia usaha di tengah kenaikan harga. Pemerintah Singapura memperkirakan harga energi global masih akan tetap tinggi, sehingga harga bensin, diesel, listrik, dan produk retail diperkirakan belum akan turun. Lonjakan harga minyak dipicu eskalasi konflik di Iran yang mengganggu pasokan melalui Selat Hormuz, jalur kunci untuk seperlima ekspor minyak global. Meski penghentian total ekspor dicegah, pasar dunia masih sangat tidak stabil.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait