Heboh Kabar Razia Kendaraan Nunggak Pajak ke Rumah, Ini Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Informasi yang beredar di masyarakat mengenai rencana razia kendaraan bermotor hingga ke rumah pada akhir September 2026 telah dibantah oleh Korlantas Polri. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa Polri tidak pernah mengeluarkan pengumuman serupa, dan masyarakat disarankan untuk memverifikasi informasi melalui sumber resmi. Informasi yang beredar juga menyebutkan keterlibatan perusahaan pembiayaan, namun Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) membantah dan menyatakan bahwa edaran tersebut bukan berasal dari asosiasi tersebut.
Korlantas Polri menjelaskan bahwa masyarakat tetap dapat menerima kunjungan petugas terkait urusan pajak kendaraan, namun hal tersebut tidak berarti adanya razia atau penyitaan kendaraan. Di beberapa wilayah, Bapenda atau Samsat memang melakukan kunjungan ke rumah untuk kepentiaangan pendataan, pengingat kewajiban pajak, atau penyampaian pemberitahuan. Kegiatan ini berbeda dengan operasi penertiban kendaraan di jalan.
Masyarakat yang didatangi petugas disarankan untuk memastikan identitas dan surat tugas petugas serta melakukan konfirmasi melalui kanal resmi instansi terkait sebelum menyerahkan dokumen, kendaraan, atau pembayaran. Kewajiban membayar pajak kendaraan tetap berlaku, namun informasi mengenai razia gabungan tidak dapat dijadikan dasar hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 09.13
Korlantas Tegaskan Razia Pajak Kendaraan dari Rumah ke Rumah Hoaks
JawaPos · 16 September 2026 pukul 18.45
Korlantas Polri Bantah Penagihan Pajak Kendaraan ke Rumah Warga
Berita terkait
Heboh Rencana Razia Kendaraan Nunggak Pajak Sampai ke Rumah, Kapan?
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.55
Bapenda Jateng Blak-blakan soal Mobil Listrik: Belum Berkontribusi PAD
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.20
Heboh Isu Penertiban & Penagihan Pajak Kendaraan ke Rumah Warga, Korlantas: Hoaks
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 00.12
Sistem ETLE Dirombak, Tilang hingga Bayar Denda Bakal Terhubung
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.24