Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Hipertensi Kerap tak Bergejala, Pemantauan Rutin Jadi Kunci Cegah Komplikasi Jantung

Hipertensi sering dikategorikan sebagai penyakit yang tak bergejala namun meningkatkan risiko serius seperti atrial fibrillation (AFib) dan stroke. World Heart Day 2026 yang digerakkan oleh World Heart Federation menekankan pentingnya deteksi dini melalui tema 'Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don't Miss a Beat'. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mengungkapkan adanya kesenjangan besar antara hasil pengukuran tekanan darah di lapangan dan diagnosa medis resmi, menandakan rendahnya kesadaran masyarakat akan kondisi ini.

Dr. Decsa Medika Hertanto menjelaskan bahwa hipertensi kronis dapat membebani jantung dan memicu AFib, di mana detak jantung menjadi tidak teratur sehingga meningkatkan risiko pembentukan bekuan darah yang dapat menyebabkan stroke. Untuk mencegah hal ini, pemantauan rutin tekanan darah dan irama jantung di rumah menjadi penting. OMRON Healthcare Indonesia meluncurkan teknologi ECG portabel serta alat pemantau tekanan darah yang tervalidasi klinis untuk mendukung deteksi dini AFib paroksismal yang sering muncul dan hilang secara tidak terduga.

Kampanye 'Keep On, Life On' yang didukung oleh brand ambassador seperti Iwet Ramadhan dan Dion Wiyoko mengajak masyarakat untuk tidak menunggu hingga sakit sebelum memperhatikan kesehatan. Gaya hidup sehat yang konsisten, penggunaan alat kesehatan yang tepat, dan pemantauan rutin di rumah diharapkan dapat menurunkan risiko komplikasi kardiovaskular yang fatal. Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh juga melaporkan bahwa hipertensi adalah penyakit tidak menular paling umum di wilayahnya, diikuti oleh diabetes.

Berita terkait