Hoax 109 Ton Emas ANTAM Palsu Kembali Beredar, Ini Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hoaks 109 ton emas ANTAM palsu kembali beredar di media sosial tanpa konteks lengkap. Kejaksaan Agung telah membenarkan klaim bahwa emas dalam kasus korupsi tata kelola emas 2010-2021 tidak palsu, melainkan dugaan pelekatan merek ANTAM secara ilegal pada logam mulia milik orang lain. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan, Ketut Sumedana, menyatakan emas bukan palsu, namun ada selisih harga akibat penggunaan merek tanpa izin. ANTAM menekankan pentingnya memverifikasi keaslian produk melalui kemasan, fitur keamanan, atau kanal resmi mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 09.26
Waspada! Hoax 109 Ton Emas ANTAM Palsu Kembali Beredar, Cek Faktanya
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 09.55
Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Merosot Rp 5.000, Cek Rincian di Sini
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 09.44
Harga Emas Antam Makin Menciut!
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 09.22
Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.576.000/Gram, Galeri24 di Rp 2.515.000/Gram
Berita terkait
Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Uji Prosedur Administrasi Sprindik
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.35
74 Kg Emas di Kasus Febrie Diminta Diungkap
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 10.27
Kuasa Hukum Febrie Minta Jaksa Cari Pemilik Emas, Jangan Andalkan Pengakuan Tersangka
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 14.00
Cek Daftar Harga Emas 24 Karat 1 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.20