Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Uji Prosedur Administrasi Sprindik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang praperadilan Febrie Adriansyah di PN Jaksel fokus pada uji prosedur administrasi penyidikan (Sprindik) oleh Kejaksaan Agung. Ahli hukum Prof Rasji menjelaskan kewenangan Direktur Penyidikan berasal dari UU Kejaksaan dan PER-009/A/JA/01/2011, termasuk menandatangani hasil penyidikan sesuai mandat. Fokus sidang adalah memastikan langkah-langkah penyitaan dan penggeledahan sesuai prosedur formal, terutama soal legalitas penandatanganan Sprindik dalam kasus 74 kg emas dan nilai ratusan miliar rupiah. Febrie mengajukan praperadilan kedua meminta penetapan tersangka dan penahanan Kejagung dinyatakan tidak sah serta pengembalian barang bukti.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.19
Kubu Febrie Sebut Jawaban Polri-Kejagung Justru Perkuat Praperadilan
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.35
Praperadilan Febrie Adriansyah Beri Petunjuk soal Emas 74 Kg: Itu Miliknya...
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.23
Wamen PU Disebut di 2 Kasus, Pakar Hukum Dorong Kejaksaan Turun Tangan
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 13.30
Ahli: Sprindik Febrie Adriansyah Tanpa Tanda Tangan Dirdik Jampidsus Cacat Hukum
Berita terkait
Febrie Adriansyah Mengajukan 2 Praperadilan, Terpisah
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.35
Bakal Digugat Febrie di Praperadilan, Kortas Tipidkor Polri Bereaksi Begini
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.18
Kejagung dan Polri Tak Masalah Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 18.36
Pengacara Klaim Ada 9 Pelanggaran Hukum Acara di Kasus Febrie
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.57