Horor! Ribuan Migran dari Maroko Serbu Spanyol, Puluhan Tentara Dikerahkan, 9 Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ribuan migran menyeberang dari Maroko ke Spanyol melalui perbatasan Ceuta pada Kamis malam, menyebabkan setidaknya sembilan orang tewas. Kekacauan ini memaksa pemerintah Spanyol mengerahkan puluhan tentara membantu Garda Sipil menjaga keamanan di Ceuta setelah otoritas lokal meminta bala bantuan ke Madrid.
Situasi digambarkan "kacau" oleh pejabat setempat. Rekaman video menunjukkan kerumunan besar, sebagian besar pria muda Maroko namun juga keluarga dengan wanita dan anak-anak, berjalan dari pantai Tarajal menuju jalan lokal. Perdana Menteri Pedro Sanchez dijadwalkan berkunjung ke Ceuta pada Jumat bersama Menteri Dalam Negeri Fernando Grande-Marlaska.
Belum jelas faktor pemicu massalnya migran yang menyeberang. Puluhan migran dilaporkan telah meninggal tahun ini saat berusaha mencapai Ceuta, menurut otoritas setempat. Mayat korban terlihat mengambang di air, meski rincian penyebab kematian belum diungkapkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 07.46
Migran Maroko Ramai-Ramai Nyebrang Laut Masuk Spanyol, 57 Orang Tewas
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.33
Geger Ribuan Migran dari Maroko Serbu Spanyol, 18 Orang Tewas
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 02.41
9 Orang Tewas Saat Ratusan Migran Coba Terobos Wilayah Ceuta
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.23
Update Chaos Serbuan Migran ke Spanyol: Nekat Berujung Penyesalan
Berita terkait
Bertambah, Korban Tewas Gelombang Migran Ilegal ke Spanyol Jadi 80 Orang
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 06.13
Serbuan Migran Ceuta, Tanggung Jawab Siapa?
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Pemerintah Maroko Bantah Tuduhan Terkait Gelombang Migran ke Ceuta
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.09
Spanyol Ungkap Lebih dari 48.300 Migran Kembali ke Maroko dari Ceuta
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 09.29