Hotspot Karhutla Nasional Turun dari 1.988 Jadi 948, Kalteng Masih Tertinggi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kehutanan melaporkan penurunan jumlah titik panas (hotspot) rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara nasional dari 1.988 menjadi 948 titik per 21 September 2026. Sebelumnya, sekitar 78 persen hotspot terpusat di enam provinsi prioritas, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
Kalimantan Tengah mencatat penurunan paling signifikan dari 1.294 menjadi 350 hotspot, namun tetap menjadi wilayah dengan titik panas tertinggi. Sementara itu, Riau terpantau tidak memiliki hotspot, dan Kalimantan Selatan mengalami sedikit peningkatan dari 69 menjadi 74 titik. Kemenhut mengimbau masyarakat tetap waspada dan menghindari aktivitas penggunaan api untuk mencegah bencana karhutla lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.01
Kemenhut Cabut Izin 5 Perusahaan di Kalimantan Terkait Karhutla
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 18.45
Hadapi Karhutla, Pemerintah Kerahkan Langkah Terpadu dari Darat hingga Udara
JawaPos · 21 September 2026 pukul 15.45
Menggolongkan Pelaku Karhutla sebagai Terorisme Ekologi Bentuk Sanksi yang Tegas
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 14.55
Viral Langit Kalteng Oranye Menyala, Warga Bilang Bak di Dunia Naruto
Berita terkait
Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.50
Menhut Raja Juli: Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla
kumparan · 16 September 2026 pukul 14.04
Hotspot Karhutla Kaltim Naik Jadi 72 Titik
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.41
Jumlah Hotspot Nasional Turun jadi 567 Titik, Kemenhut Perkuat Modifikasi Cuaca
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 14.23