Houthi: Front Kedua Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konflik di Yaman menarik perhatian global dengan perkembangan terbaru Houthi yang mencapai Pulau Perim (Mayyun) di Bab el-Mandeb pada 11 September 2026, setelah sebelumnya merebut Mokha. Posisi ini memperkuat Houthi sebagai pilar strategis di jalur perdagangan global. Houthi disebut sebagai "front kedua Iran" karena memiliki hubungan strategic alignment dengan Iran, bukan komando langsung. Iran memberikan dukungan logistik dan senjata, namun Houthi berkembang menjadi aktor militer mandiri yang memperluas ruang manuver strategis Teheran di luar wilayah Iran. Keberhasilan operasional Houthi di Laut Merah menunjukkan kemampuan mereka untuk memperkuat kepentingan Iran tanpa menjadi boneka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 10.53
Tak Ada Takut-takutnya Iran atas Ancaman AS: Ada Balasan untuk Setiap Serangan
kumparan · 21 September 2026 pukul 04.00
Trump Klaim Houthi Sepakat Tak Akan Serang AS di Tengah Gempuran ke Saudi
Detik.com · 20 September 2026 pukul 23.49
Trump Klaim Dihubungi Houthi Usai Saudi Diserang: Mereka Tak Mau Lawan AS
Detik.com · 20 September 2026 pukul 11.27
Yaman Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi
Berita terkait
Arab Saudi Minta Tolong, China Diam-Diam Tekan Iran soal Houthi
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 05.38
Iran Labeli California 'Wilayah Baru' Usai Trump Klaim Selat Hormuz
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.02
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.29
Houthi Warning Negara-negara Lain: Jangan Gabung Arab Saudi dalam Perang Saudara Yaman!
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 09.41