Iran Labeli California 'Wilayah Baru' Usai Trump Klaim Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran memberi label 'wilayah baru' pada California sebagai respons terhadap Donald Trump yang menyebut Selat Hormuz sebagai wilayah baru AS. Trump memposting peta di Truth Social pada 18 Agustus 2026, yang kemudian disebar oleh Gedung Putih. Iran menbalas dengan memposting peta di media sosial X, menyoroti California sebagai 'wilayah baru Republik Islam Iran' dengan tulisan 'Amerika Serikat kecuali California'. Wamenlu Iran, Kazem Gharibabadi, menyebut klaim Trump 'berkhayal'. California dikenal sebagai pusat diaspora Iran terbesar di luar negeri, terutama di Los Angeles yang memiliki 141.000 warga keturunan Iran. Konflik ini muncul saat ketegangan Iran dan AS meningkat, meskipun kedua negara baru saja menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan konflik. Namun, perundingan lanjutan terhenti akibat perselisihan navigasi di Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.58
Trump Klaim Selat Hormuz Kini Berstatus Wilayah Amerika
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.40
AS Iran Panas Lagi! Trump Terapkan Sanksi Terkeras Sejarah ke Teheran
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.47
Trump Umumkan Operasi Ekonomi Besar-besaran untuk Isolasi Iran
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.38
Trump Sebut Selat Hormuz Wilayah AS, Rusia: Selera Humor yang Sangat Istimewa
Berita terkait
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 26 September 2026 pukul 18.19
Trump Ingin Nego Lagi tapi Iran Tak Sudi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.33
Tolak Tawaran Gencatan Senjata Iran, Trump Pilih Lanjut Negosiasi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 15.36
Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Trump Tolak Tawaran Damai Iran
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 14.46