Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IESR: Insentif Motor Listrik Rp3 Juta Terlalu Kecil

Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai insentif pemerintah untuk motor listrik Rp3 juta per unit masih terlalu kecil untuk mendorong adopsi massal di Indonesia. IESR menyarankan insentif harus ditinjau kembali berdasarkan dampak jangka panjang, dengan model perbandingan menunjukkan bahwa mengangkat insentif ke Rp5 juta plus Rp3 juta tukar tambah dapat meningkatkan adopsi sebesar 810.000 unit pada 2030. Peralihan satu unit motor BBM ke listrik memberi manfaat Rp5,6 juta bagi pemerintah dalam 10 tahun, atau hingga Rp28 juta jika dihitung manfaat non-langsung seperti penghematan devisara dan pengurangan polusi. Jika satu juta motor komuter beralih, konsumsi BBM nasional bisa berkurang 250.000-365.000 liter per tahun.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait