Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Inflasi Mengintai Seusai Anggaran Subsidi LPG 3 Kilogram Dipangkas

Pemerintah dan DPR sepakati pemangkasan subsidi energi dalam APBN 2027, mengurangi alokasi dari Rp272,94 triliun menjadi Rp261,50 triliun. Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyoroti bahwa pengurangan kuota LPG 3 kilogram perlu didahului pembenahan distribusi dan ketepatan sasaran agar tidak mempengaruhi masyarakat yang berhak menerima subsidi. Tanpa perbaikan distribusi, pemotongan kuota berisiko menyebabkan antrean, kenaikan harga eceran, hingga kelangkaan LPG di tingkat konsumen. Kelompok rentan yang terdampak meliputi rumah tangga berpendapatan rendah, warung, UMKM makanan, dan pelaku usaha lain yang bergantung pada LPG 3 kilogram. Selain itu, pembatasan solar bersubsidi juga berpotensi meningkatkan biaya angkutan dan harga kebutuhan pokok di daerah yang bergantung pada bahan bakar tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait