Pemerintah Mau Turunkan Subsidi BBM, Purbaya Ungkap Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR untuk penyampaian RUU APBN 2027, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan. Subsidi BBM merupakan bagian dari anggaran perlindungan sosial yang dirancang sebesar Rp 549,9 triliun untuk tahun 2027. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pengurangan subsidi ini didasarkan pada asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang turun dari US$83 per barel menjadi US$75 per barel.
Purbaya menekankan bahwa pengurangan ini tidak terkait dengan rencana pembatasan Pertalite, melainkan semata-mata karena penurunan harga minyak asumsi. Ia juga menyatakan bahwa subsidi BBM akan digeser untuk mendukung peluncuran ekosistem motor listrik nasional. Pemerintah berencana memberikan insentif untuk satu juta motor listrik yang diproduksi dalam negeri, dengan tujuan menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, dan membangun industri motor listrik nasional beserta rantai pasoknya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 06.56
Prabowo Siapkan Insentif 1 Juta Motor Listrik untuk Tekan Subsidi BBM
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.28
Prabowo Ingin Pangkas Besar-Besaran Subsidi BBM
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.59
Prabowo Ingin Kredit Motor Listrik Tanpa DP: Menkeu Tidak akan Suka
Berita terkait
APBN 2027: Subsidi BBM dan LPG 3 Kg Dipangkas Jadi Rp 131,4 Triliun
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 17.05
Sah! Subsidi BBM dan LPG Resmi Dipangkas Jadi Rp261,5 T di APBN 2027
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.02
Subsidi BBM-Listrik Dipangkas Jadi Rp 261 T Tahun Depan
Detik.com · 29 September 2026 pukul 13.55
Dana Rp3 Triliun Subsidi Motor Listrik Lebih Baik Dialihkan untuk Bus Listrik
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.17