Infografis: Poin Kesepakatan Pendemo dengan Pimpinan DPR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334109/original/021599600_1787820476-Codex_Image_Aug_27__2026__02_24_52_PM.jpg)
Pimpinan DPR RI bersama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan Aliansi Rakyat Indonesia Peduli (ARIP) menyepakati target pengesahan RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Kesepakatan ditandatangani dalam surat perjanjian di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Kamis (27/8/2026). Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan komitmen pimpinan DPR menyelesaikan RUU sesuai target, bahkan siap mengundurkan diri jika tidak terealisasi tepat waktu. Jika target molor, massa AMPB dan ARIP akan kembali menggelar aksi demonstrasi di DPR.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 15.39
Massa AMPB Kecewa Puan Tak Temui Langsung: Sidang Penting Kok Tidak Hadir?
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.54
Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 14.53
Massa AMPB Pimpinan Botok Bubar Tinggalkan Gedung DPR
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.45
Puan Beber Alasan Tak Hadir Temui Botok Pati Cs di DPR
Berita terkait
AMPB Bubarkan Diri usai Bertemu Pimpinan DPR
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 14.16
DPR Buka Pintu bagi AMPB Salurkan Aspirasi RUU Perampasan Aset lewat Komisi III
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.14
Aliansi Masyarakat Pati Bubar usai Audiensi dengan Pimpinan DPR
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.05
Tagih Janji Pengesahan RUU Perampasan Aset, AMPB Bakal Kepung Lagi DPR
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.42