Massa AMPB Pimpinan Botok Bubar Tinggalkan Gedung DPR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) pimpinan Supriyono alias Botok bubar dan meninggalkan kawasan gedung DPR RI pada Kamis 27 Agustus 2026 setelah berhasil menyampaikan aspirasi kepada anggota DPR/MPR RI. Dalam aksi tersebut, Botok menyampaikan surat komitmen dari pimpinan DPR RI terkait penyelesaian RUU Perampasan Aset terkait tindak pidana. Surat tersebut berisi komitmen pimpinan DPR untuk mengundurkan diri dari jabatan pimpinan maupun anggota DPR jika RUU tersebut tidak berhasil diparipurnakan dan menjadi undang-undang paling lambat 15 Desember 2024. DPR RI menilai RUU Perampasan Aset sebagai agenda legislasi penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan pemulihan aset hasil kejahatan. Pimpinan DPR juga berkomitmen mendukung seluruh pihak terkait agar pembahasan RUU dilakukan sesuai ketentuan secara serius, terukur, dan efektif. Sementara itu, kelompok massa campuran yang masih bertahan mulai meninggalkan kawasan gerbang DPR sekitar pukul 14.00 WIB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.48
Infografis: Poin Kesepakatan Pendemo dengan Pimpinan DPR
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 15.39
Massa AMPB Kecewa Puan Tak Temui Langsung: Sidang Penting Kok Tidak Hadir?
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.54
Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.45
Puan Beber Alasan Tak Hadir Temui Botok Pati Cs di DPR
Berita terkait
AMPB Pati Pastikan Demo 27 Agustus Damai, Botok: Kami Mengawal Aspirasi, Bukan Buat Rusuh
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 17.30
AMPB Bubarkan Diri usai Bertemu Pimpinan DPR
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 14.16
DPR Buka Pintu bagi AMPB Salurkan Aspirasi RUU Perampasan Aset lewat Komisi III
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.14
Aliansi Masyarakat Pati Bubar usai Audiensi dengan Pimpinan DPR
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.05