AS Tidak akan Bergabung dengan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat melalui Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan tidak akan bergabung dengan sanksi perdagangan terhadap permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Keputusan ini diambil karena AS tidak ingin ada tindakan yang dapat mengganggu stabilitas kawasan Tepi Barat di tengah situasi yang sedang terjadi.
Sebaliknya, 12 negara termasuk Inggris, Kanada, Prancis, dan beberapa negara Eropa berencana menerapkan pembatasan nasional terhadap perdagangan barang dari permukiman Israel yang dianggap ilegal menurut hukum internasional. Langkah ini merupakan respons atas meningkatnya kekerasan oleh pemukim Israel dan perluasan permukiman yang dinilai merusak peluang Solusi Dua Negara serta memicu aneksasi tanah Palestina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.01
Israel Mau Dihukum Dunia, 12 Negara Bakal "Boikot"
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.52
Inggris Sanksi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat, Hubungan Diplomatik dengan Israel Memanas
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.30
AS Ogah Gabung Sanksi yang Dipimpin Inggris ke Permukiman Israel
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.51
Menlu Inggris: Israel Tutup Mata soal 'Pembersihan Etnis' di Tepi Barat
Berita terkait
Inggris Umumkan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Palestina
VOI · 9 September 2026 pukul 09.00
100 Orang Tewas Akibat Serangan Pasukan dan Pemukim Israel di Tepi Barat Sejak Awal 2026
VOI · 9 September 2026 pukul 08.00
11 Negara Eropa Akan Jatuhkan Sanksi Permukiman Israel di Tepi Barat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 21.29
Militer Israel Diperintahkan Bersiap untuk Perang Total Melawan Otoritas Palestina
VOI · 8 September 2026 pukul 16.15