Inggris Sanksi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat, Hubungan Diplomatik dengan Israel Memanas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Inggris resmi menjatuhkan sanksi terhadap pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat karena tuduhan praktik pembersihan etnik terhadap warga Palestina. Sanksi ini meliputi pelarangan barang hasil pemukiman, tindakan hukum bagi penyedia layanan ekspansi, serta larangan iklan pemukiman ilegal di wilayah Inggris. Menteri Luar Negeri Ed Miliband menegaskan bahwa pendudukan tersebut melanggar hukum internasional, sejalan dengan opini Mahkamah Internasional (ICJ) 2024.
Langkah ini didukung oleh Prancis, Kanada, dan 11 negara lainnya guna melindungi solusi dua negara, terutama menghadapi rencana pembangunan 1.200 rumah baru di area strategis E1. Sebaliknya, Israel mengecam keras kebijakan ini sebagai campur tangan kedaulatan, sementara Amerika Serikat menyatakan tidak akan mengikuti langkah Inggris. Konflik semakin memanas dengan laporan OHCHR yang menyebut krisis pengungsian terbesar sejak 1967 terjadi di Tepi Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.51
Menlu Inggris: Israel Tutup Mata soal 'Pembersihan Etnis' di Tepi Barat
VOI · 9 September 2026 pukul 09.00
Inggris Umumkan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Palestina
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.30
AS Ogah Gabung Sanksi yang Dipimpin Inggris ke Permukiman Israel
Detik.com · 9 September 2026 pukul 04.07
Israel Balas Sanksi Inggris, Perintahkan Konsulat di Yerusalem Ditutup
Berita terkait
Inggris Siapkan Sanksi Keras terhadap Israel, Ada Apa?
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.34
100 Orang Tewas Akibat Serangan Pasukan dan Pemukim Israel di Tepi Barat Sejak Awal 2026
VOI · 9 September 2026 pukul 08.00
Inggris Ambil Langkah Baru Dukung Palestina, Perdagangan dari Permukiman Israel Terancam Dilarang
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 07.45
11 Negara Eropa Akan Jatuhkan Sanksi Permukiman Israel di Tepi Barat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 21.29