Iran Angkat Eks Komandan Garda Revolusi Jadi Bos Badan Keamanan Tertinggi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran menunjuk Mohsen Rezaei, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sebagai kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi. Penunjukan ini diumumkan juru bicara kepresidenan Mehdi Tabatabaei melalui media sosial X pada Minggu (9/8) waktu setempat, menyusul pengunduran diri Mohammad Bagher Zolghadr. Presiden Masoud Pezeshkian yang menunjuk Rezaei. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi adalah badan pengambil keputusan tertinggi untuk keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Iran, beranggotakan presiden, komandan militer tertinggi, dan pimpinan lembaga peradilan. Tujuan utamanya melindungi kedaulatan nasional dan menjaga Revolusi Islam.
Rezaei, yang kini berusia 71 tahun, memimpin IRGC dari 1981 hingga 1997, mencakup hampir seluruh periode perang Iran-Irak (1980-1988). Ia kemudian mengisi sejumlah jabatan politik tingkat tinggi dan sempat menjadi penasihat militer untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, pengganti Ayatollah Ali Khamenei yang meninggal akibat serangan gabungan AS-Israel. Pada Juli lalu, Rezaei menegaskan bahwa kendali Selat Hormuz lebih penting daripada puluhan bom atom. Selat tersebut merupakan jalur vital pasokan minyak dan gas global dan kini menjadi pusat konflik Iran-AS.
Zolghadr, pendahulu Rezaei yang juga mantan komandan IRGC, menjabat sejak Maret lalu dan akan menjabat sebagai penasihat politik untuk Mojtaba Khamenei.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.10
Tak Percaya Iran, Trump Tegaskan AS Kuasai Selat Hormuz
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.55
Iran Ajukan Syarat ke AS Soal Pembukaan Kembali Selat Hormuz
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 10.38
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak akan Dibuka Lagi Tanpa Berakhirnya Perang di Gaza dan Lebanon
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 09.44
Trump Klaim AS Pegang Kendali Penuh atas Selat Hormuz
Berita terkait
Ejek Trump, Iran: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut dengan Ciutan dan Pidato Kampanye
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 21.35
Baru, Donald Trump Ancam Serang Oman, Ini Duduk Perkaranya
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.23
Halangi Pembukaan Selat Hormuz, Trump Ancam Bombardir Oman
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 19.53
Iran Pastikan Amerika tak Berhak Lintasi Selat Hormuz
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.04