Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Angkat Eks Komandan Garda Revolusi Jadi Bos Badan Keamanan Tertinggi

Pemerintah Iran menunjuk Mohsen Rezaei, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sebagai kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi. Penunjukan ini diumumkan juru bicara kepresidenan Mehdi Tabatabaei melalui media sosial X pada Minggu (9/8) waktu setempat, menyusul pengunduran diri Mohammad Bagher Zolghadr. Presiden Masoud Pezeshkian yang menunjuk Rezaei. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi adalah badan pengambil keputusan tertinggi untuk keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Iran, beranggotakan presiden, komandan militer tertinggi, dan pimpinan lembaga peradilan. Tujuan utamanya melindungi kedaulatan nasional dan menjaga Revolusi Islam.

Rezaei, yang kini berusia 71 tahun, memimpin IRGC dari 1981 hingga 1997, mencakup hampir seluruh periode perang Iran-Irak (1980-1988). Ia kemudian mengisi sejumlah jabatan politik tingkat tinggi dan sempat menjadi penasihat militer untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, pengganti Ayatollah Ali Khamenei yang meninggal akibat serangan gabungan AS-Israel. Pada Juli lalu, Rezaei menegaskan bahwa kendali Selat Hormuz lebih penting daripada puluhan bom atom. Selat tersebut merupakan jalur vital pasokan minyak dan gas global dan kini menjadi pusat konflik Iran-AS.

Zolghadr, pendahulu Rezaei yang juga mantan komandan IRGC, menjabat sejak Maret lalu dan akan menjabat sebagai penasihat politik untuk Mojtaba Khamenei.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait